Rabu, 20 November 2019

JEMBATAN AEK SIPANGE.

JEMBATAN AEK SIPANGE.

Satu satunya sungai yang membentang dari puncak gunung bukit barisan dilembah beberapa Desa, Situnggaling, Ulumamis, Tolang, Sigolang, Sipange, Tapus dan selanjutnya ke Aek Bila, adalah Sungai Sipange.

Karena sungai ini yang terbesar, maka persoalan muncul jika membangun jalan mulai makadam, tanah dibatu, pasir dan aspal. Terakhir jika aspal sudah rusak maka beberapa potong di semenisasi. Masalah yang timbul aalah soal jembatan, karena airnya besar. Mungkin dana untuk jembatan itu sangat terbatas, namun jika jembatan kokoh, maka jalanan akan relatif mudah diperbaiki atau dilalui kenderaan.

Adalah berita yang sangat kita bergembira, petinggi Kecamatan Aek Bila, bapak Saddar Pasaribu dalam komentarnya, seperti ini : "Kita pastikan aesipange akan dibangun jembatan plat betonrekonteuksi bulan pebruari 2020akan dimulai imfo dari pu provinsi".

Jika hal itu benar, maka ada beberapa Jembatan yang krusial perlu diperbaiki, pertama di Situnggaling, kedua antara Biru-Sigolang, setelah menurun terjal dimana jembatannya sempit dan mengkhawatirkan kadang kadang jika truk melewatinya, ketiga di Sipange, ini yang terpanjang jembatan itu. Selebihnya di wilayah Tapus, sebelum bermuara di Aek Bila.

Ketikan tanpa di edit ini, bisa kita baca dan sekaligus bedoa agar informasi ini benar benar terwujud. Hidup pak Camat dan Bupati Tapanuli Selatan, keduanya dongan Tubuku, Pasaribu. Saddar Pasariboe dan Bupati pak Pasaribu juga.

Salam disertai doa dari kami perantau yang selalu mendambakan bagusnya jalan agar kami pulang kampung, untuk melepas rindu dengan sanak keluarga dan membangun hutanabe, Martabe.

Jakarta, 21 November 2019. RP. www.ronsenpasaribu.com



EmoticonEmoticon