Jumat, 22 November 2019

KOMENTARKU TENTANG HUTASALEM DI FACE BOOK

KOMENTARKU TENTANG HUTASALEM DI FACE BOOK



Hutasalem dulu dan sekarang sudah berbeda amang inang. Dahulu, rehabilitasi penyakit kulit (RMG) yang butuh lahan luas. Tapi sejak kita Merdeka, penguasaan fisiknya oleh Pemerintah Pusat, dan 1954 diserhkan secara administratif ke HKBP. Masalahnya, sejak 1945 -1954 bahkan seterusnya tidak kunjung diserahkan ke HKBP. Walau didalamnya ada Gereja.

Mengingat Kusta sudah boleh dikata tidak ada lagi, maka sekarang dialihkan menjadi Dinas Sosial oleh Gubernur. Sedangkan seluas 10 Ha, tetap digunakan perumahan keluarga eks Kusta yang berasal dari berbagai daerah.

Kami sudah tinjau ke lapangan, seluas 10 Ha diserahkan ke HKBP untuk kegunaan bagi binaan penyakit buta. untuk pembibitan dan kopi. sedang sisanya, 50 Ha, digunakan pertanian oleh eks kusta dan keluarga atau orang lain yang belum teridentifikasi, sebab dalam kendali Pemerintah Provinsi Sumatra Utar.

Saat audien dng Gubernur, disampaikan keberaan HKBP tanah tersebut dijadikan aset Pemprov, sampai sekarang pun sedang diadakan perlawanan/blokir di BPN.

Papan maklumat oleh HKBP sudah dibuat digerbang tidak boleh masuk selain HKBP namun nyatanya belum secara fisik kita kuasai.

Mohon doa dan dukungan, lahan ini semuanya kita kuasai. Lahan yang bgt subur akan cocok untuk buat Asrama pendidikan berbagai sekolah di lingkunan HKBP. Guru Sekolah Minggu, Diakonis, bahkan apapun cocok disana. Terimakasih, atas banyak masukan dan pertanyaan yang sangat beragam diatas kepada kami, Badan Pemulihan Aset HKBP Pusat. RP.

3 komentar

dang naung dilehon HKBP tahe hutasalem tu negara dalam gal ini DEPSOS
1

Suka
· Balas · 3h

Jen Maro
Jen Maro dang pola huboto lae bah, alai dua bulan nasalpu sian i au, adong do plang.... Tanah ini milik HKBP (62 Ha)
1

Suka
· Balas · 3h

Marolop Sianipar
Marolop Sianipar Jen Maro Berarti info na salah do na hubege huroha😃
1

Suka
· Balas · 3h

Tumpal Hamonangan Hutapea
Tumpal Hamonangan Hutapea Ya..betul..aku juga dengar sudah lama kabar , Pengelolaan Rehablitasi Kusta Hutasalem sudah di tangan Depsos
Kurang jelas, apakah sengaja diserahkan oleh pihak HKBP kpd Pemerintah. atau bagaimana ?
TAPI , mengenai asset tanah itu yg 62 Ha , harus tetap asset HKBP , sebaiknya segera di Sertipikatkan ...atas nama HKBP.

Suka
· Balas · 3h

Ronsen Pasaribu
Ronsen Pasaribu 10 Ha bagian dari 62 ha sudah diserahkan ke HKBP untuk pertanian praktek dan perkebunan binaan kita yagn buta. Inilah masalah utama antara kita dengan pemda. mereka bilang milik mereka karena menguasai sejak merdeka. tapi HKBP membantah, walau dikuasai tapi bukan pemilik. Tdk ada bukti mereka memiliki tanah itu. bukti kita yang memiliki sejak HKBP berdiri 1930 an, lalu RMG sebagai lembaga misionaris di Jerman, mendirikan HKBP dan menyerahkan semua aset rumah sakit dan pendidikan. Nah, mengingat HKBP masih baru, tentu belum bisa mengelola secara langsung. disinilah karena beban mengatasi sakit kusta ada di pemerintah, sejak Merdeka, Pemerintah menguasainya. Awalnya Dinas kesehatan, tapi karena yang sakit sudah tidak ada lagi maka dikuasai oleh Dinas Sosial. bahan disana dibangun 4 bangunan pemda selain rumah sakitnya. oleh alasan itu Pemda membuat UPTD Dinas Sosial disana. Inilah perjuangan kami amang inang. mohon dukungan, langkah pertama, kami bersama Opung Ephorus membuat buku semacam pleidoi HKBP agar semua tahu dan berjuang bersama.

Memang Ito. Ndang akka na kusta on be di si. Alih fungsi tdk jelas. Ninna, tu ninna, akka pengungsi tsunami Aceh do nuaeng di si.
Tu si hinan do hami marsoban na uju I.
1

Suka
· Balas · 3h

Jen Maro
Jen Maro imada.... adong ma nian program Diakonia disi asa sekalian paturehon naung 'maringanan' di bagas
1

Suka
· Balas · 3h

Ronsen Pasaribu
Ronsen Pasaribu Rosdiana Hutapea, Jen Maro. Mengingat saya bidang Aset HKBP dan pernah melakukan peninjauan ke lokasi serta pernah memenuhi undangan Gubernur soal lahan ini. Saya bersama Bupati Tobasa, bapak Darwin Siagian. Telah kulihat sendiri, tidak ada lagi penyakit kusta. yang ada eks kusta yang sudah sembuh, tinggal dirumah rumah aslinya yang ukuran kecil. bersama keluarga, namun anak anaknya hampir semua tidak ada yang tinggal disana. tapi sekali sebulan anaknya datang membawa bekal dan temu kangen tentu.

Jikapun ada orang aceh, menurut ketua kelompoknya marga Pakpahan, yang saya wawancarai, adalah keluarga binaan. statusnya memang tidak jelas. tinggal disana, malah menjadi semacam negara dalam negara. ini serius. bahkan saya laporkan ke Gubernur, ada alih garap disana bahkan berbayar. berapa penggarap dan luas masing-masing, bupati tidak mengetahui. mengingat penguasaan Gubernur semenara Pemprov tidak tahu itu. Maka diperintahkan Bupati mendatanya. Entahlah apa dilaksanakan atau tidak.

Saya sudah bicaa dengan Opung, kelemahan kita tidak pernah membuat rencana penggunaan tanah tersebut. Tapi memang, pemda mempunyai pandangan sendiri, bahkan sudah dicatat sebagai aset. sudah kita protes namun terjadi debat hukum. kitaa diminta gugat di penegadilan. tapi kita tidak mau. bagaimana menggugat milik sendiri. itulah alasan kita. Waktu dekat akan kita lawan dan sudah kita blokir di BPN agar rencana mereka mensertipikatkan terhalang.

Suka
· Balas · 1 menit

Herpyn Hutapea Saya setuju dgn usulan amang ..sedikit informasi, kebetulan saya lahir dan besar di Kompleks RS Kusta Hutasalem karna Bapak saya adalah pensiunan dri RS tersebut..dan saya sekarang tinggal di dekat RS ini..perlu langkah2 nyata utk mengalihfungsikan lahan eks. RS Hutasalem ini..terutama legalitas tanah..akan lebih baik dibereskan dulu legalitas tanahnya..barulah dipikirkan apa yg cocok utk tanah seluas kira2 62 ha itu..trims
2

Suka
· Balas · 3h · Diedit

Ronsen Pasaribu
Ronsen Pasaribu Herpyn Hutapea, baguslah amang agar nantinya kita kuasai secara penuh setelah Pemprov menyerahkan kepada HKBP. Sampai saat ini, masih tarik menarik. yang jelas, kondisi sosial politiknya cukup tinggi. Satu sisi HKBP dan masyarakat sekitar tahunya lahan 52 Ha milik HKBP, semenara Pemda mengatakan milik mereka. Jika nanti sudah selesai, apapun bisa dilaksanakan sekolah,asrama pertanian dan lainnya cukup luas dan sangat subur. ingat 10 ha sudah diserahkan ke HKBP.


EmoticonEmoticon